Tentu, dengan senang hati saya akan menyajikan laporan komprehensif mengenai nilai tukar Dolar AS (USD) ke Rupiah Indonesia (IDR) berdasarkan data terkini.

Laporan Kurs Dolar AS (USD) ke Rupiah (IDR) – 19 Juni 2026

Berikut adalah rincian nilai tukar Dolar AS terhadap Rupiah yang dihimpun dari berbagai sumber tepercaya. Perlu diperhatikan bahwa nilai tukar bersifat dinamis dan dapat berubah sewaktu-waktu.


Kurs Pasar Terkini (Mid-Market Rate)

Saat ini, nilai tukar tengah atau mid-market rate untuk USD ke IDR berada di kisaran:

1 USD ≈ Rp17.848 - Rp17.849

Mid-market rate adalah titik tengah antara harga beli dan jual di pasar mata uang global dan sering digunakan sebagai acuan standar. Berdasarkan data dari beberapa platform keuangan, nilai tukar yang tercatat adalah Rp17.847,79, Rp17.848,0, dan Rp17.849.


Kurs Resmi Bank Indonesia (JISDOR)

Bank Indonesia (BI) setiap hari kerja menerbitkan Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) sebagai kurs referensi spot. JISDOR disusun berdasarkan transaksi antarbank di pasar valuta asing domestik.

Berdasarkan data terakhir dari Bank Indonesia: * Kurs Jual: Rp17.915,13 per USD. * Kurs Beli: Rp17.736,87 per USD.

Kurs jual dan beli ini digunakan sebagai acuan untuk transaksi antara Bank Indonesia dengan pihak ketiga, seperti pemerintah.


Kurs di Bank Komersial (Contoh: BCA)

Nilai tukar di bank-bank komersial untuk nasabah akan berbeda dari kurs pasar atau kurs referensi BI. Bank menerapkan kurs jual dan kurs beli untuk transaksi penukaran valuta asing.

Berikut adalah contoh kurs dari Bank Central Asia (BCA) per hari ini:

Jenis Kurs Kurs Beli (Rp) Kurs Jual (Rp)
e-Rate (untuk transaksi online) 17.838,00 17.858,00
TT Counter (untuk transfer) 17.645,00 17.920,00
Bank Notes (untuk uang fisik) 17.645,00 17.920,00

Data ini diambil dari situs resmi BCA dan dapat berubah.


Ringkasan dari Berbagai Platform Keuangan

Berikut adalah perbandingan nilai tukar 1 USD ke IDR dari beberapa sumber lain sebagai referensi tambahan:

Penting untuk Diperhatikan: Perbedaan nilai tukar antar platform terjadi karena masing-masing penyedia layanan menggunakan metode dan waktu pengambilan data yang berbeda. Untuk transaksi pengiriman uang atau penukaran mata uang, penyedia jasa seperti bank atau remitansi biasanya akan menambahkan biaya atau margin pada nilai tukar mereka.

Selalu pastikan untuk memeriksa kurs terkini langsung pada penyedia layanan keuangan pilihan Anda sebelum melakukan transaksi.